Mau SUKSES harus berani GAGAL

Tidak ada orang yang terlahir sebagai pemenang. Riset menunjukkan bahwa kebanyakan orang yang sukses justru lebih banyak mengalami kegagalan sepanjang hidupnya. Tapi bagaimana mengubah kegagalan menjadi keberhasilan?

 -Thomas Alva Edison mengalami ribuan kegagalan sebelum berhasil menciptakan bola lampu.-Colonel Sander, pencipta resep ayam goreng kentucky fried chicken mengalami 100 kali penolakan sebelum mendapatkan investor-Beethoven dalam keadaan tuli tetap menciptakan berbagai komposisi.

-Ronaldo, pemain bola asal Brazil, selama 2,5 thn mengalami masa-masa suram karena cidera; tiba-tiba bangkit kembali dan membawa timnya menjadi piala dunia 2002 SECARA umum,seseorang dikatakan sukses atau berhasil jika bisa memenuhi kebutuhannya,Jadi, keberhasilan bisa dilihat dari berbagai sudut, dari segi materi sampai kepuasan spiritual. Sebaliknya, seseorang dikatakan gagal apabila tidak berhasil memenuhi kebutuhannya.         

   ”Kegagalan adalah guru yang paling bijak.” kata-kata mutiara tersebut memang enak didengar.Tapi ternyata tidak semua orang berani menghadapinya.Bayangkan jika anda seorang karyawan suatu perusahaan dengan gaji besar tapi tidak meras puas, beranikah anda untuk memutuskan keluar dan mencoba pekerjaan lain? Atau jika anda seorang ibu rumah tangga yang sudah mulai bosan dengan kegiatan rutin, beranikah anda untuk kembali ke sekolah dan melanjutkan mimpi di masa kecil? BUKAN UNTUK DIHINDARI    

        Di sekolah kita sering mendengar kisah-kisah kegagalan yang dihadapi sang penemu atau para tokoh sejarah tersebut. Kegagalan masih merupakan momok bagi kebanyakan orang. Di negara manapun jumlah pengganggur maupun setengah penganggur yang berpendidikan semakin meningkat.Hal itu terjadi karena mereka semata-mata berharap dapat bekerja aman dengan penghasilan tetap. Padahal kalau mau, dengan modal pendidikan yang mereka miliki mereka bisa melakukan hal lain daripada menunggu surat panggilan. Tapi untuk itu memang perlu usaha yang risikonya hanya ada 2 : berhasil atau gagal.Jika gagal, masalahnya kembali kepertanyaan pertama, bagaimana mengubah kegagalan menjadi keberhasilan? 

PENTINGNYA KETEKUNAN          

  Sebagian kecil orang memang bisa mendapatkan keberhasilan secara kebetulan. Dalam dunia entertaiment misalnya, sering terjadi ”artis karbitan” tiba-tiba melejit.Tapi jika memasuki dunia keberhasilan yang sesungguhnya, maka bisa dipastikann kita akan menemukan manusia dengan berbagai latar belakang. Ini menunjukkan bahwa status sosial, usia, maupun pendidikan tidak selalu berhubungan dengan keberhasilan.Yang menjadi penentunya, menurut David J. Swartz dalam buku klasiknya yang berjudul ”the magic of thinking big” adalah reaksi mereka terhadap kegagalan. Seorang pecundang akan tetap berbaring di tempatnya jika menglami pukulan.Sebaliknya orang yang sukses akan bangkit kembali, belajar dari kesalahannya, melupakan pukulan, lalu bergerak maju. Artinya, ia akan terus mencoba.Orang yang gagal adalah orang yang tidak pernah mengambil kesempatan, demikian menurut billi lim, penulis buku ”dare to fail”.Walaupun, tentu saja, menghadapi kegagalan bukanlah sesuatu yang mudah.

 TETAP BERADA DI JALUR BERARTI GAGAL     

       Kemauan mempelajari kegagalan dan kemauan mencoba jalan lain menjadi kunci utamanya.lalu mengapa lebih banyak orang yang gagal daripada berhasil? Menurut Billi Lim,”the failure guru” mereka yang tenggelam bukan karena tidak bisa berenang, tapi karena mereka diam dan tidak mau menggerakkan dirinya ketempat lain.Kegagalan menurutnya pula… tak lebih dari tangan tak tampak yang menahan kita pada jalur yang lebih menguntungkan.Lalu bagaimana dengan ketekunan? Ketekunan menurut David Schwartz tentu saja diperlukan.akan tetapi ketekunan hanyalah salah satu unsur keberhasilan.Agar berhasil kita harus mencoba terus dengan menggabungkan ketekunan dengan mencoba dan terus mencoba. 

PERLU PERCAYA DIRI         

   Ada banyak alasan mengapa orang tidak segera mengambil kesempatan. Tapi apapun alasannya, masalahnya bersumber pada 1 hal yaitu kurangnya rasa percaya diri.

Ada banyak cara untuk meningkatkan rasa percaya diri dengan menyugestikan diri lewat cermin.Caranya :

-Konsentrasi Berdiri di depan cermin, lalu tatap titik tengah di atas kening selama beberapa detik tanpa berkedip.Dengan fokus pandangan tersebut, mata kiri dan kanan akan saling mendekat dengan sudut pandang agak ke atas. Saat itu bola mata akan naik sehingga hitamnya di atas.Kondisi inilah yang membuat seseorang dapat mengkonsentrasikan dirinya dan masuk ke alam bawah sadar

-Mulailah menghitung dari 1-100-Setelah hitungan ke -100 lakukan senam mata dengan melirik kiri-kanan atas bawah untuk mengembalikan kelenturan otot mata

-Rileks       

     Tarik napas dalam-dalam selama hitungan 3, tahan sebentar selama 3 detik dan keluarkan secara pelan-pelan.Oksigen akan membakar gula darah secara optimal, sehingga otak bekerja secara optimal pula.Anda akan merasa santai, otak bekerja sesuai dengan keinginan yang diprogramkan

-Afirmasi        

    Programlah keinginan dengan mengatakan, ”saya merasa lebih kuat sekarang. Saya menguasai keadaan sepenuhnya. Nah jika anda telah mempunyai kekuatan masihkah kegagalan merupakan hal yang menakutkan bagi anda. 

9 JURUS ANTI FRUSTASI 

1.Tetapkan tindakan andaDalam keadaan apapun, anda tetap bisa memilih tindakan.Saat gagal anda bisa memilih untuk ambruk, berteriak, atau mengubah kebiasaan lama dan mencari jalan untuk mengatasi masalah yang tengah anda hadapi. 

2.Bersikap lebih fleksibelKehidupan tidak selalu seperti yang diharapkan.Apabila anda dapat menyesuaikan diri dengan situasi baru, maka ketegangan anda akan berkurang 

3.Kembangkan tindakan yang kreatifTanyakan pada diri sendiri”kesempatan apa bagi saya di sini? Jalan yang mana yang terbuka bagi saya?”

 4.Evaluasi setiap situasiPikirkan segala tindakan sebelum bertindak agar bisa didapatkan pemecahan masalah yang terbaik

 5.Bangkitkan minat pada berbagai halMengerahkan seluruh energi untuk 1 aspek dlam kehidupan akan membuat anda hancur jika yang anda minati gagal.minat yang beragam dan kererlibatan dalam berbagai kegiatan akan mengimbangi masalah muncul pada area lain.

 6.Lihat sisi positifnyaKegagalan memang merupakan pengalaman yang menyakitkan.Tapi daripada memikirkan kerugian yang anda alami, lebih baik fokuskan pada apa yang telah anda pelajari. 

7.Bertanggung jawabJangan salahkan orang lain jika gagal, tapi perhatikan baik-baik masalahnya dan cobalah memahaminya.Tanyakan pada diri anda, bagaiman saya mengatasinya? 

8.Jaga keseimbanganKegagalan dapat mempengaruhi kita secara emosional, yang berdampak terhadap tindakan kita.Karena itu, sebelum dihadang kegagalan, mulailah berlatih untuk saling membantu dengan teman. 

9.Pelihara selera humorHumor dan tertawa memang tidak segera memecahkan masalah, tetapi akan membantu kita melihat masalah secara perspektif.Hal itu bagaikan cahaya dalam kegelapan.                                                                                                               (nirmala,november 2002)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: